Sabtu, 05 September 2015

Sengaja kubuatkan sepotong sajak ini,untuk kuhanyutkan pada kelopak matamu

  No comments    

-untuk Mo



Terlihat  jelas di sela-sela  akasia
Setangkai mawar tertunduk lesu
Sedih,dan terhimpit
Diantara cita dan ketidakpedulian

Jangan lagi kau teteskan air matamu
Hanya untuk luka dimasa lalu
Marilah tersenyum
Melukis cerita indah
Diatas kanvas penuh duka

Semua yang pernah terjadi
Lepaskanlah,layaknya angin yang berlalu
Seiring musim yang terus berganti
Jangan kau bersedih
Sebab,selalu ada mentari
Yang bersinar
Dalam himpitan duka dan ketidakpedulian

Jangan lagi kau resahkan
Biarkan berlalu,terhempas oleh keyakinan
Seperti langit malam
Yang tak lagi kau ingat wujudnya
Sebab, selalu ada ternyata
Yang tak sepagi kita tunggu

Untukmu sang setangkai mawar
Berbahagialah seisi harimu
Kelak,kebahagiaan akan berdiri dan menengah
Diantara cintamu dan ketidakpedulian



Maros,6 September 2015